foto

Tumpukan sampah berupa ranting, daun, hingga potongan batang pohon terlihat menumpuk di pinggir pantai/Istimewa

MEDIAKASASI | CILEGON – Warga Kampung Laut Nelayan Lebak Gede RT 02 RW 03, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon menyoroti tumpukan sampah hasil penebangan pohon yang diduga berasal dari aktivitas perusahaan PT Elnusa Tbk di kawasan pesisir Pantai Nelayan Lebak Gede.

Tumpukan sampah berupa ranting, daun, hingga potongan batang pohon terlihat menumpuk di pinggir pantai, tepatnya di luar pagar area perusahaan. Sisa-sisa penebangan tersebut bahkan tampak tersangkut di sela-sela bebatuan pemecah ombak yang berada di sepanjang pesisir pantai.

Berdasarkan keterangan warga setempat, sampah hasil penebangan pohon tersebut diperkirakan telah dibiarkan selama kurang lebih dua minggu tanpa adanya upaya pembersihan dari pihak terkait.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga karena dikhawatirkan dapat mengganggu kebersihan lingkungan pesisir serta aktivitas para nelayan yang setiap hari beraktivitas di kawasan pantai tersebut.

Anton, salah satu warga Kampung Laut Nelayan Lebak Gede, menilai perusahaan seharusnya memiliki fasilitas pengelolaan sampah sendiri, termasuk tempat penampungan sementara untuk sisa kegiatan seperti penebangan pohon.

“Kalau bisa sebagai perusahaan harus punya tempat sampah sendiri. Jangan dibuang di pinggir laut, karena nanti dampaknya bisa dirasakan nelayan,” ujar Anton, Senin (9/3/2026).

Ia juga mengaku selama ini tidak mengetahui adanya tempat penampungan sampah sementara di dalam area perusahaan. Bahkan warga menduga perusahaan belum memiliki fasilitas khusus untuk pengelolaan sampah di lingkungan kerjanya.

Selain itu, warga juga menyebut bahwa dalam beberapa kesempatan sisa-sisa material atau sampah sering kali dibakar. Menurut warga, cara tersebut dikhawatirkan dapat berdampak terhadap lingkungan apabila tidak dilakukan dengan pengelolaan yang sesuai aturan.

Sementara itu, warga lainnya, Suhyami, mengatakan bahwa secara pribadi ia tidak terlalu mempermasalahkan aktivitas penebangan pohon tersebut.

Namun demikian, ia berharap sisa-sisa potongan pohon dapat segera ditangani agar tidak menumpuk terlalu lama di kawasan pantai.

“Kalau menurut saya sampahnya dikumpulkan saja, nanti bisa dibawa atau dibakar supaya tidak mengganggu,” kata Suhyami.

Warga berharap pihak perusahaan dapat segera membersihkan sisa-sisa penebangan pohon yang berada di pinggir pantai serta menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai.

Hal ini dinilai penting agar tidak menimbulkan dampak lingkungan bagi masyarakat pesisir, khususnya para nelayan di kawasan Pantai Nelayan Lebak Gede.

Selain itu, warga juga berharap adanya pengawasan dari instansi terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten, terhadap pengelolaan limbah dan sampah di area perusahaan agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Red/Bdi)

Bagikan melalui