Koalisi Indonesia Adil Makmur Resmi Bubar

Baginda Gindo | Sabtu, 6 Juli 2019 | 14:39 WIB

foto

Baginda Gindo

Jakarta, ,- Setelah sembilan bulan bersama untuk mengusung pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, koalisi Indonesia Adil dan Makmur resmi berakhir. Lima partai politik yang tergabung dalam koalisi tersebut sepakat untuk berpisah.

Kesepakatan itu terjadi setelah petinggi lima partai koalisi menjalin pertemuan dengan Prabowo di kediaman eks Danjen Kopassus itu, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (28/6/2019).

Beberapa petinggi partai yang tampak pada pertemuan dengan Prabowo, yakni Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Presiden PKS Sohibul Iman, Sekjen PKS Mustafa Kamal, Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso, Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan, Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, dan Sekjen PAN Eddy Soeparno.

Dikutip JPNN.com, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menyebutkan, Prabowo awalnya mengawali pertemuan dengan mengucapkan terima kasih kepada partai pendukung.

Setelah itu, kata Muzani, Prabowo menyebut Koalisi Indonesia Adil dan Makmur akhirnya selesai. Sebab, koalisi ini hanya berkaitan dengan kontestasi Pilpres 2019.

“Oleh karena itu, sejak hari ini beliau menyampaikan terima kasih, dan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur selesai. Begitu juga dengan Badan Pemenangan Nasional, selesai,” ucap Muzani di Media Center Prabowo – Sandiaga.

Muzani mengatakan, upaya Koalisi Indonesia Adil dan Makmur sudah maksimal di Pilpres 2019. Upaya terakhir juga sudah dilakukan dengan mengajukan permohonan sengketa Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi. (rsy)

Bagikan melalui