Ragam
Program Aeroseeding Kang DS Dapat Dukungan Penuh Mabes TNI AU
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:38 WIB
| Jumat, 27 November 2020 | 14:50 WIB

H.Ganjar Sukma Wibawa, A.Md bersama istri Hj.Heni Karyati dengan prestasi di Desa Sukapura Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung (foto: mediakasasi)
Mediakasasi.com, Kab Bandung -- Pada Senin lalu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar dalam kesempatan konferensi persnya memaparkan tentang indikator keberhasilan dalam prioritas penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2021 yang bersumber dari APBN.
Indikator yang dipaparkan oleh Mendes PDTT tersebut berbasis pada tujuan dan indikator yang ingin dicapai dalam Sustainable Developoment Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Oleh karena nya, desa Sukapura Kecamatan Dayeuhkolot menjadi satu di antara desa yang punya progres pesat di Kabupaten Bandung, dalam kurun 11 (sebelas) bulan terakhir ini telah menjadikan desa Sukapura mendapatkan berbagai prestasi.
Desa Sukapura ini, dari status desa berkembang naik menjadi desa maju, dan dari desa maju meningkat menjadi desa mandiri. Menurut Kepala Desa Sukapura H.Ganjar Sukma Wibawa, A.Md., pencapaian tersebut di antaranya berkat dorongan masyarakat, terlebih dorongan semangat dari istri tercinta Hj.Heni Karyati.
Kata H. Ganjar, tugas pokok dan fungsi Kepala Desa dengan perangkat Desa berdasarkan Permendagri No 84 tahun 2015 tentang SOTK pemerintahan Desa adalah kepala Desa di bantu oleh perangkat Desa berkedudukan sebagai unsur pembantu kepala Desa, terdiri dari Sekertariat Desa, pelaksana kewilayahan dan pelaksananan teknis.
Sebagai kepala desa yang tergolong baru namun, dirinya sudah membuktikan dengan berbagai prestasi diantaranya :
1. Desa Sukapura menjadi Juara 1 kebersihan tingkat Kabupaten Bandung
2. Desa Sukapura menjadi juara 1 Inovasi
3. Desa Sukapura menjadi juara 3 sebagai desa kreativitas.
4. Desa Sukapura juara 1 dan 2 PKK se-Kabupaten Bandung.
Sebelum menjadi kepala desa, H. Ganjar pernah menjadi ketua RT, ketua RW dan menjadi Karang taruna desa. Sehingga dirinya tau persis kebutuhan yang menjadi prioritas di daerahnya seperti yang saat ini sedang dilakukan yaitu:
1. Pengelolaan sampah terpadu (magot)
2. BumDes Sumaber
3. Kegiatan berupa pemasangan wife gratis untuk anak anak sekolah
4. Pembangunan infrastruktur yang sudah mencapai 80% dari anggaran desa, dan 60% infrastruktur yang dibiayai APBD Kabupaten Bandung.
“Kita ingin menjadikan di desa mandiri ini tidak ada lagi pembiaran terhadap masyarakat yang susah, anak-anak putus sekolah, dan orang-orang yang sakit. Insya Allah mudah-mudahan itu dapat kami wujudkan,” harapnya.
Ganjar menuturkan, upaya pembangunan daerah wajib dilakukan bersama-sama. Di mana pemerintah kabupaten bersinergi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa. Upaya pemberdayaan, penguatan ekonomi rakyat, dan sosial dasar pelayanan, menurut dia, harus dilakukan secara bersama-sama.
Perlu diketahui, H.Ganjar Sukma Wibawa A.Md pernah menimba ilmu di Universitas Pajajaran Bandung dan memiliki seorang istri bernama Hj.Heni Karyati yang selalu memberi semangat. Pasangan ini dikaruniai dua anak bernama Raiska Sukma Ramdani dan Kansa Sukma Khairunisa. (Red/Endang)
Bagikan melalui