foto

Pelaksanaan TMMD reguler KE-127 Tahun 2026 ini mengusung tema “TMMD SATUKAN LANGKAH MEMBANGUN NEGERI DARI DESA”

MEDIAKASASI | KAB BANDUNG-- Upacara sereh terima simbolis kepada penerima manfaat dan tugas pelaksanaan program TMMD di desa Cipelah kec Rancabali Kabupaten Bandung dilaksanakan pada tanggal 10 Pebruari 2027 hari Selasa 15:30.

Acara tersebut turut hadir dari lintas kesatuan diantaranya Waaster Kasdam III/Siliwangi, Letkol Inf Suryanto. S.A.P, Dandim 0624 Kab. Bandung, Letkol. Kav Samto Betah, S.Hub, Bupati Kab. Bandung, Dr. H. M Dadang Supriatna, S.Ip.,M.Si, Wakil Bupati Kab. Bandung Ali Syakieb, Ketua DPRD Kab Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzie, S.H, Danrem 062/TN Diwakili Kasiter Mayor Inf Kurniadi, Kapolresta Bandung diwakili Wakapolresta Bandung, AKBP Putu Hendra Binangkari, S.I.K, Danlanud Sulaiman diwakili Dansathanlan Mayor Lek Sungadi, Kajari Bale Bandung Ibu Nurmayani SH.MA, Dandim 0609/Cimahi, Letkol Inf Ratno, S.H., M.I.P., Dandim 0610/Sumedang, Letkol Arh Kusuma Ardianto, S.I.P., M. Han, Danden Bekang Dam III/Garut Letkol Cba Maulana Yogaswara, Dandenpom III/2, Garut, Letkol Cpm Harmaji, Sekda Kab. Bandung, Dr. H. Cakra Amiyana, S.T.,M.A, Ka Koor Bin Kab. Bandung, Nanda, Kaban Kesbangpol Kab. Bandung, Drs. Bambang Sukmawijaya., MSi, Ketua TP PKK Ibu Hj. Emma Dety, Jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kab Bandung, Camat Rancabali Mamet Slamet, S.Ip.,Si, Danramil 2414/Ciwidey Kapten Inf Supriyadi, Kapolsek Ciwidey AKP Peeterson Timisela, SE, Ketua Persit KCK Cabang XLVI Kodim 0624/Kab Bandung, Ny Lastyka Samto Betah dan para Pengurus Persit KCK Cabang XLVI Kodim 0624/Kab Bandung, Para Kades se-Kecamatan Rancabali, Cipelah, Tim Denkesyah Dam III/Garut.

Kondisi jalan di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung rusak dan berlumpur menambah daptar panjang rencana pembangunan akses jalan yang diharapakan bisa menunjang perekonomian khusus nya masyarakat Desa Cipelah.

Dalam kegiatan yang ke 127 Selasa tanggal 10 Pebruari 2026 Bahwa pelaksanaan TMMD reguler KE-127 Tahun 2026 ini mengusung tema “TMMD SATUKAN LANGKAH MEMBANGUN NEGERI DARI DESA.”

Tema ini sejalan dengan arahan kebijakan pemerintah Kab. Bandung yang menempatkan desa sebagai pondasi utama pembangunan daerah.

Sudut pandang pemerintah daerah TMMD memiliki nilai strategis karena dilaksanakan secara terintegrigatas, koloboratif dengan melibatkan masyarakat secara langsung, pola seperti ini yang di dorong dalam pembangunan daerah, pembangunan yang tidak bersifat fisik tetapi memperkuat rasa kebersamaan gotong royong TNI dan Masyarakat.

TMMD juga melibatkan unsur lintas sektor, mulai dari kementrian dan lembaga pemerintah daerah pemerintah desa hingga komponen lain nya.

Kegiatan TMMD merupakan model pembangunan kolaboratif yang efektif dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk nyata pemerintah kab. Bandung pada tahun anggaran 2026 mengalokasikan anggaran 10 Milyar melalui APBD untuk mendukung TMMD/Karyabakti TNI yang dilaksanakan di 9 Desa Fokus meliputi jalan Beton, rabat beton, TPT dan Darenase.

Sasaran terpusat TMMD yang dilaksanakan di desa cipelah kecamatan Rancabali berupa Jalan beton 1.500 meter, Lebar 3 Meter, Tebal 15 Cm. Dengan pembangunan ini akan meningkatkan konektifitas ekonomi masyarakat serta mendukung pertumbuhan sektor pertanian dan parawisata lokal pemerintah Kab. Bandung berkometmen mendukung penuh sinergitas melalui TMMD, karena kegiatan ini sejalan dengan misi ke 4 Kab. Bandung yakni meningkatkan Kwalitas Infrastruktur yang terintegritasi dan berwawasan lingkungan.

Kepada seluruh jajaran yang terlibat TMMD ini agar seluruh sasaran TMMD dikerjakan dengan penuh dedikasi, propisional dan tanggung jawab dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja menjaga memperkuat Gotongroyong bersama masyarakat sehingga pelalsanaan TMMD dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat yang berlanjutan bagi masyarakat.

Pemembangun jalan beton sepanjang 1,5 kilometer dan infrastruktur desa di anggarkan Bupati Bandung sebesar Rp10 miliar untuk mendukung program ini. Selain fisik, TNI melaksanakan program non-fisik seperti penanganan stunting, rehabilitasi 12 rutilahu. (Setiawan)

Bagikan melalui