foto

Koordinator Kepala Desa Defenitif Se-Kabupaten Bandung pun Kades Rahayu Kecamatan Margaasih H.Dadang Suryana (Foto : Arif)

Mediakasasi.com, Kab. Bandung--  Apdesi Kabupaten Bandung Bersama Kepala Desa Defenitif Se-Kabupaten Bandung mendesak Gubernur dan Mendagri untuk segera mengisi Kekosongan Penjabat Bupati Bandung sejak 17/02/2021, demi untuk keberlangsungan program-program pemerintah daerah Kabupaten Bandung terutama berkaitan dengan desa-desa.

Program- Program pemerintah Kabupaten Bandung kaitan dengan desa diantaranya pencairan Dana Desa untuk pencegahan covid-19, BLT Desa, Pelaksanaan Pilkades Serentak 2021 di 49 Desa.

Saat wawancara  lewat ponselnya, Koordinator Kepala Desa Defenitif Se-Kabupaten Bandung H.Dadang Suryana mengatakan permasalahan terjadi ini karena kekosongan kepemimpinan di kabupaten Bandung.

Penjabat Bupati yang tidak punya kewenangan untuk melaksanakan tugas-tugas Bupati Defenitif, berdampak pada terhambatnya program-program pemerintah Kabupaten Bandung dan program di desa.

"Terkait kewenangan Gubernur dan Kemendagri untuk mengisi jabatan Bupati apakah Penjabat Bupati Sementara ataupun Bupati Defenitif segera dilantik, kami tidak mempermasalahkan. Terpenting ada penjabat berwenang menandatangani dan merekomendasikan program-program sehingga tidak terhambat". Ungkap Dadang.

Senada disampaikan sikap Apdesi Kabupaten Bandung melalui jurubicara Sekjen Hilman Yusup menyingkapi kekosongan penjabat Bupati Bandung adalah:

1. Mengenai keterlambatan tahapan Pilkades Serentak 2021 perlu dievaluasi dan dikaji ulang,

2. Kami usulkan pelantikan Bupati Defenitif untuk segera dilantik karena ke kebutuhan mendesak, walaupun sudah ada surat dari Kemendagri terkait jadwal pelantikan serentak 26/04/2021, ini persoalan lain. (Arif)

Bagikan melalui