foto

Sejumlah pekerja proyek terpantau melakukan aktivitas di atas bangunan sementara tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

MEDIAKASASI | MERAK-- Pelaksanaan proyek di kawasan Terminal Terpadu Merak (TTM), Pelabuhan Merak, menuai sorotan. Sejumlah pekerja proyek terpantau melakukan aktivitas di atas bangunan sementara tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya helm pengaman, pada hari Kamis (22/01/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa pekerja terlihat berada di ketinggian bangunan dengan posisi yang cukup berisiko, namun tidak dilengkapi perlengkapan keselamatan kerja yang memadai.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pekerja, mengingat risiko jatuh dari ketinggian maupun tertimpa material bangunan.

Ironisnya, di sejumlah titik kawasan Pelabuhan Merak dan akses jalan menuju terminal justru terpasang spanduk peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional yang diperingati pada 12 Januari hingga 12 Februari.

Keberadaan spanduk tersebut kontras dengan kondisi di lapangan, di mana penerapan standar K3 pada pekerjaan proyek masih terlihat diabaikan.

Selain persoalan keselamatan kerja, kawasan Terminal Terpadu Merak juga mengalami genangan banjir pada hari yang sama.

Hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur wilayah Merak sejak pagi hingga sore hari menyebabkan air menggenangi jalur terminal dan area sekitarnya.

Genangan air tampak menutup sebagian akses jalan di dalam terminal, sehingga menghambat aktivitas kendaraan, termasuk bus dan kendaraan operasional, serta mobilitas penumpang.

Beberapa titik genangan bahkan terlihat cukup dalam dan bertahan hingga sore hari. Kondisi banjir ini menimbulkan pertanyaan terkait sistem drainase dan kesiapan infrastruktur Terminal Terpadu Merak dalam menghadapi curah hujan tinggi, terlebih kawasan tersebut merupakan salah satu simpul transportasi vital yang melayani arus penumpang dan kendaraan menuju Pelabuhan Merak.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala BPTD Kelas II Banten, Eko, belum memberikan tanggapan meskipun telah dikonfirmasi terkait dugaan pelanggaran penerapan K3 dalam pekerjaan proyek di Terminal Terpadu Merak serta persoalan banjir yang kerap terjadi di kawasan terminal. (Red/Bdi)

Bagikan melalui