foto

Mediakasasi.com, JAKARTA-- Seharian kemarin, beredar foto produk surat keterangan sehat bebas Covid-19 yang dijual di toko online. Tangkapan layar surat bebas Covid-19 palsu itu viral di media sosial Twitter.

Ketua MPR Bambang Soesatyo menegaskan, jual beli tersebut jelas melanggar hukum dan mengurangi efektivitas perang melawang Covid-19.

Untuk itu, dia mendorong pemerintah bekerja sama dengan pihak Kepolisian untuk mengusut praktik jual-beli surat sehat bebas Covid-19 palsu tersebut.

“Ungkap jaringannya serta memproses kasus tersebut secara hukum,” tegas politisi yang akrab disapa Bamsoet ini, Jumat (15/5).

Mantan Ketua DPR ini juga mendorong Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meningkatkan pengawasan terhadap akun-akun yang dicurigai menawarkan jasa pembuatan surat sehat bebas Covid-19 palsu di jejaring media sosial.

Hal ini guna meminimalisir beredarnya kembali surat kesehatan palsu yang dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi.

Pemerintah, lanjut Bamsoet, juga harus terus memberikan imbauan sekaligus peringatan kepada masyarakat untuk tidak membeli dan memanfaatkan jasa pembuatan surat keterangan sehat bebas Covid-19 palsu dalam melakukan aktivitas maupun perjalanan mudik.

Sebab, cara tersebut ilegal dan adanya sanksi bagi pihak yang menyalahgunakan surat keterangan sehat palsu tersebut.

“Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga perlu untuk menginformasikan kepada masyarakat, institusi mana saja yang berwenang mengeluarkan surat bebas Covid-19, dengan kriteria tertentu hingga sulit dipalsukan. Kemudian, untuk petugas, diharapkan diberikan alat yang dapat mendeteksi keaslian surat tersebut. hal ini untuk menjaga agar penyebaran virus Covid-19 dapat dikendalikan,” tutupnya. (Danny Tobing)