Pendidikan
MTs Al-Jauharotunnaqiyyah Cilegon Bersama Masyarajat dan Banser Bergotong Royong Perbaiki Sekolah
- Minggu, 25 Januari 2026 | 15:37 WIB
| Jumat, 29 Mei 2020 | 15:00 WIB
Mediakasasi.com, JAKARTA-- Sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia Maret lalu, kegiatan di berbagai sektor dibatasi. Termasuk kegiatan pendidikan belajar mengajar (KBM) di kelas ditiadakan. KBM dilakukan jarak jauh sejak 16 Maret.
Seiring dengan rencana pemberlakuan the new normal alias tatanan normal baru, muncul isu bahwa sekolah akan dibuka kembali pada 13 Juli nanti.
Meski Mendikbud Nadiem Makarim dan juga Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta sudah membantah isu itu, namun masih banyak pihak yang waswas. Termasuk Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik.
Ketua DPD Partai Gerindra DKI ini meminta Disdik DKI Jakarta tak tergesa-gesa menerapkan the new normal dan mengaktifkan KBM di sekolah. Sebab, sejauh ini penularan Covid-19 masih terjadi. Apalagi, anak usia sekolah, rentan terpapar Covid-19 dan banyak termasuk orang tanpa gejala (OTG).
"Anak usia sekolah rentan terpapar dan kebanyakan masuk kategori OTG. Harus cermat betul, dikaji dulu, jangan terburu-buru," kata Taufik kepada wartawan, Jumat (29/5).
Taufik menegaskan, banyak hal yang perlu dipertimbangkan.
Pertama, Disdik harus memetakan wilayah sekolah yang masih zona merah dan yang sudah aman.
Kedua, menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak, dan sering mencuci tangan dengan sabun.
Untuk persoalan teknis KBM, Disdik harus menerapkan sistem yang tak melanggar physical distancing. Misalnya menggilir kelas yang masuk, jumlah peserta didik satu kelas dibatasi dan pembatasan ketat lainnya.
"Misalnya kelas tadinya 30 anak, jadi setengahnya 15. Kemudian memastikan protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan. Usia anak-anak ini kan susah diatur dan susah diawasi. Bagaimana pengawasan anak bermain dan berkerumun. Juga harus memastikan ia pulang dari sekolah harus langsung ke rumah dan lainnya. Kalau belum siap, lebih baik KBM seperti sekarang, virtual atau online," papar Taufik. (Danny Tobing)
Bagikan melalui