Olahraga
Seni Terbang Pusaka Sawargi dari Majalaya Autentik Sebagai Seni Beladiri Kuno
- Kamis, 29 Januari 2026 | 10:53 WIB
| Senin, 23 Maret 2020 | 12:58 WIB
Mediakasasi.com-- Momen tak terpuji pernah terjadi di arena tinju setelah seorang pelatih bernama Leon Lawson memukul petinju Jose Uzcategui dalam pertandingan resmi.
Aksi pemukulan itu terjadi dalam laga tinju kelas Super Middleweight antara Andre Dirrel dan Jose Uzcategui.
Diketahui peristiwa itu terjadi pada 20 Mei 2017 di MGM National Harbor, Maryland, Amerika Serikat.
Kejadian bermula saat Uzcategui didiskualifikasi oleh wasit karena memukul jatuh Dirrell setelah bel akhir ronde kedelapan berbunyi.
Perbuatan Uzcategui sontak membuat Leon Lawson yang juga paman Andre Dirrell tak mampu menahan emosi.
Saat Dirrell mendapatkan perawatan dari tim medis, Lawson yang terlihat kesal lalu mendatangi Jose Uzcategui.
Tak berselang lama, Lawson mengeluarkan kombinasi tiga pukulan ke arah rahang dari Jose Uzcategui.
Suasana akhirnya kacau setelah tensi tinggi menyelimuti kedua kubu yang bertanding ketika itu.
Demi menyelesaikan konflik, Dirrell meminta maaf kepada Uzcategui atas perilaku pelatih yang juga pamannya.
Dalam kesempatan tersebut, Dirrell menilai bahwa perilaku yang ditunjukkan pamannya tak lain karena merasa khawatir setelah melihatnya tumbang.
"Selain pelatih, dia juga keluarga saya, paman saya," tutur Andre Dirrel lagi.
"Saat itu dia sedang merasa khawatir, dia peduli dengan saya, dia mencintai saya, tolong maafkan dia," ucap dia.
Atas kejadian itu, Lawson mendapatkan sanksi dari WBC serta dakwaan pelanggaran hukum walau akhirnya kasus itu dihentikan.
Sepuluh bulan kemudian, kedua petinju tersebut kembali bertarung untuk merebutkan gelar sabuk juara interim kelas super-middleweight IBF.
Dalam laga kedua yang berlangsung pada Maret 2018 tersebut, Uzcategui berhasil menghentikan perlawanan Dirrell saat laga memasuki ronde ke-10.
Bagikan melalui