Mediakasasi.com, Jateng-- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengaudit aliran dana yang masuk ke jaringan teroris. Ternyata, sebagian bersumber kotak amal yang disalahgunakan.
"Pengumpulannya mungkin bisa lewat kotak amal. Bukannya untuk kesejahteraan umat, ternyata malah disalahgunakan ke tujuan tidak baik," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar kepada wartawan usai meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Desa Menjing, Jenawi Karanganyar Jateng, (19/8).
Dalam penelusuran BNPT, dana yang dikumpulkan melalui kotak amal dan cara lainnya itu mengalir ke sejumlah jaringan diantaranya Jemaah Islamiyah (JI) dan Jamaah Ansharut Daullah (JAD). Adapun penangkapan terduga teroris di sejumlah provinsi yang dilakukan Densus 88 Antiteror Mabes Polri diduga terkait upaya pengumpulan dana untuk mendukung terorisme.
"Penangkapan itu dalam upaya pencegahan. Jangan sampai terjadi tindakan mengarah ke aksi yang lebih membahayakan masyarakat," katanya.
Sumber : Gatra
Bagikan melalui