foto

Mediakasasi.com, Indramayu --Pemerintah Kabupaten Indramayu memberhentikan sementara Kepala Desa Bogor di Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu Eni Suprapti

Eni Suprapti dinilai tidak bisa menjalankan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Darurat secara baik untuk menanggulangi pandemi Covid-19.

Bupati Indramayu, Nina Agustina, mengatakan kepala desa Bogor itu dilaporkan oleh warganya sendiri. Mereka menilai, sang kepala desa telah gagal karena tidak memiliki kepedulian kepada masyarakat.

Ia dinilai tidak memaksimalkan anggaran dana desa untuk kepentingan masyarakat selama penerapan PPKM di desa setempat.

“Intinya Kuwu (kepala desa, Red) yang bersangkutan tidak bisa menjalankan PPKM Darurat dan tidak maksimal menangani masyarakat yang terpapar covid-19,” ujar Nina Agustina, Selasa (6/7/2021).

Dalam penanganan pandemi Covid-19, ucap Nina Agustina, peran pemerintah desa sangat diperlukan sebagai panjang tangan pemerintahkabupaten.Pemerintah desa harus dapat menanggulangi serta merespons dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Indramayu, Sugeng Heriyanto, menambahkan pemberhentian sementara terhadap Kades Bogor, Eni Suprapti sudah ditandatangani Bupati Indramayu. Surat Keputusan (SK) itu mulai berlaku sejak 28 Juni 2021 sampai dengan 3 bulan ke depan dan surah diserahkan kepada Camat Sukra sebagai tindak lanjut.

“Pengganti sementara adalah juru tulis sebagai Plh (pelaksanaan harian),” ujar dia.

Sugeng Heriyanto menyebut, selama 3 bulan ke depan, Inspektorat Kabupaten Indramayu akan melakukan kajian dan evaluasi soal keputusan pemberhentian sementara kepala desa itu.

Hasil evaluasi itu yang akan menentukan apakah Eni Suprapti dapat bertugas kembali menjadi Kades Bogor atau diberhentikan secara permanen.

“Ini ranah kewenangannya Inspektorat. Nanti kajiannya Inspektorat yang menentukan,” ujar dia.

Sumber : BE