foto

Papan informasi proyek kegiatan rehabilati sedang Laboratorium SMPN 1 Pasirjambu

Mediakasasi.com, kabupaten Bandung - Pembangunan renovasi beberapa ruang kelas dan Laboratorium SMPN 1 Pasirjambu yamg dilaksanakan oleh tangan pihak ketiga yang mengerjakan proyek renovasi di duga ada beberapa kejanggalan.

Berdasarkan hasil pantauan Mediakasasi.com dilapangan pembangunan renovasi tersebut hususnya ruang kelas ada kejanggalan karena sebagian atapnya pakai baja ringan dan sebagian masih memakai kayu kaso dan reng lama,begitupun gentingnya,sebagian baru dan sebagian masih terlihat memakai genting lama.

Begitupun renovasi/rehabilitasi gedung laboratorium yang memakai sumber anggaran dari APBD sebesar Rp.122.433.000. yang dilaksanakan oleh CV.Intan Mutiara Putri dinding dan atapnya masih memakai atap dari kayu yang lama,mulai dari kaso,reng,dan lainya,hanya genting saja yang nampak terlihat baru.

Sementara keterangan yang disampaikan oleh salah seorang pihak sekolah yang tidak mau disebutkan nama dan identitasnya,renovasi/rehab laboratorium tersebut sudah tiga hari kebelakang bahkan sampai pada hari ini, Senin,07/08/2023. Renovasi tersebut terhenti,entah karena apa,apakah libur sementara atau diliburkan karena pekerjanya pun tidak ada satu orang pu, atau mungkin karena ada hal lain,paparnya.

Disisi lain Kepala Sekolah SMPN 1 Pasirjambu (Kartika Prapti Diah Handayani S.Pd., MPd.) ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp messenger mengatakan bahwa menurutnya pembangunan renovasi tersebut sudah sesuai RAB.

"Waalaikumsalam....

Hapunten td saatos upacara abdi aya kegiatan sub rayon teras nuju zoom srg kemdikbud....

Sapertosna abdi sonten ka sakola deui ...

In syaa alloh atos sesuai RAB ...mung teu acn rengse....janten teu acan tiasa ningali kirang langkungna..in staa alloh rekan2 pks sok monev unggal dinten oge...,"jawab Kepala Sekolah melalui pesan WhatsApp messenger.

Menanggapi keterangan yang diutarakan oleh salah seorang dari pihak sekolah yang tidak mau disebut nama dan identitasnya tersebut dari jawaban pesan WhatsApp messenger kepala sekolah juga dari hasil pantauan mediakasasi.com.sudah seharusnya perlu pengawasan serta pantauan juga tindak lanjut yang serius dari pemerintah baik dari Dinas pendidikan maupun APH,supaya tidak terjadi hal hal yang dapat merugikan negara yang dilakukan oleh oknum oknum yang tidak bertanggungjawab.

***(Hr).

Bagikan melalui