foto

Kegiatan Disdukcapil di Desa Sukapura Kecamatan Dayeuhkolot yang bertempat di Gedung aula kantor Desa Sukapura, Selasa (17/11/2020)

Mediakasasi.com, KAB  BANDUNG-- Sosialisasi tentang administrasi kependudukan dan pencatatan sipil dilaksanakan untuk mendukung program pemerintah pusat melalui Kementrian Dalam Negeri yang dituangkan dalam Instruksi Mendagri Nomor 470/837/SJ Tentang Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA). Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dibidang Administrasi Kependudukan  dan Pencatatan Sipil menuju masyarakat yang tertib.

Dengan ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) dan Pencatatan Sipil (Pencapil)  kepada masyarakat.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung bersama Tim hari ini menggelar Sosialisasi Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Desa Sukapura Kecamatan Dayeuhkolot yang bertempat di Gedung aula kantor Desa Sukapura, Selasa (17/11/2020).

Kegiatan yang dilakukan diantaranya perekaman E-KTP sebanyak 50 orang, Kartu Identitas Anak (KIA) sebanyak 100 orang dan akte kelahiran sebanyak 100 orang.

Menurut Sekretaris Desa (Sekdes) Deni Sugandi.SS, kegiatan ini sangat penting. Karena masyarakat harus memiliki Dokumen Administrasi Kependudukan. Tentang pengurusan Dokumen Pencatatan Sipil harus benar-benar diverifikasi dulu oleh Perangkat Desa dalam hal ini, Kepala Dusun atau Ketua RT.

"Memberikan informasi harus yang benar dalam pengurusan dokumen pencatatan sipil sehingga tidak ada permasalahan dikemudian hari” jelas Deni kepada mediakasasi.com.

Lebih lanjut dijelaskan Deni Sugandi. SS, bahwa pada pengurusan Administrasi Kependudukan, hubungan dan susunan sekelompok penduduk yang tinggal bersama dan membentuk satu kesatuan keluarga, menjadi dasar dalam penerbitan KTP-el.

Masyarakat yang sudah berumur 17 tahun dihimbau harus segera melaksanakan perekaman KTP-el, sehingga tidak lagi ada masyarakat yang datanya tercecer. (Endang)