Bandung Raya
PWI Kabupaten Bandung Mengusung Tema "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat"
- Senin, 9 Februari 2026 | 16:12 WIB
| Rabu, 5 April 2023 | 13:22 WIB

Heri
Satu paket sembako beserta ongkos, isi paket sembako diantaranya beras 5kg, minyak goreng 3 liter dan gula pasir 3kg
Mediakasasi.com, Kabupaten Bandung-- Operasi pasar murah (OPM) yang diselenggarakan oleh pemerintah Kabupaten Bandung untuk 147 desa yang tersebar di 14 kecamatan ternyata dijadikan azas manfaat oleh oknum petugas di desa dan kecamatan.
Sebut saja yang terjadi di desa Cipinang kecamatan Cimaung, salah seorang warga yang sama sekali tidak mau disebutkan namanya mengatakan membeli paket sembako yang penyalurnya dikecamatan dengan cara kolektif melalui desa dengan harga Rp.80.000.
"Sehari sebelumnya saya didata dan diminta foto copy KTP juga Kartu keluarga dan uang sebesar Rp.80.000 untuk pembayaran satu paket sembako beserta ongkos, isi dari paket sembako tersebut adalah beras 5kg, minyak goreng 3 liter dan gula pasir 3kg," kata orang yang tidak mau disebutkan namanya.
Mengenai adanya hal tersebut kepala desa Cipinang, Asep Juanda menganggap hal itu wajar, anggap saja sebagai pengganti ongkos, kata Asep Juanda kepada mediakasasi.com, Senin, (03/04/2023).
"Kenapa bisa dibilang wajar, karena harga dari kecamatan Rp.65.000 dan kenapa jadi Rp.75.000, karena kalau di hitung ongkos pulang pergi Cipinang ke kecamatan Banjaran kurang lebih habis 10.000 rupiah," katanya.
Menanggapi perihal tersebut petugas penyuluh anti korupsi (PAKSI) Hamdan memberikan komentar, kalau berbicara nurani, itu memang wajar tapi kalau berbicara tentang hukum itu adalah tidak wajar bahkan bisa dikategorikan terindikasi adanya praktek pungutan liar, ujarnya. ***(Heri)
Bagikan melalui