Bandung Raya
PWI Kabupaten Bandung Mengusung Tema "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat"
- Senin, 9 Februari 2026 | 16:12 WIB
| Minggu, 18 September 2022 | 14:40 WIB
Mediakasasi.com, Kab. Bandung--
Dalam upaya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap terjadinya bencana datang secara tiba- tiba saat menjelang musim hujan ini, pemerintah Kabupaten Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melayangkan surat edaran tentang himbauan memasuki musim hujan pada tahun 2022 ini.
"Awal musim hujan diperkirakan mulai September hingga Oktober 2022," kata Sekretaris Daerah Cakra Amiyana didampingi Kepala Pelaksana BPBD Uka Suska Puji Utama di Soreang, Minggu (18/9/2022).
Untuk itu, Cakra Amiyana menghimbau kepada seluruh OPD/Instansi dan seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Bandung untuk meningkatkan pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan.
"Perlu diperhatikan, memantau kondisi terkini lapangan dan menyebarkan informasi peringatan dini (curah hujan, tinggi muka air) dan potensi wilayah terdampak bencana," kata Cakra Amiyana.
Ia menyebut, langkah yang paling penting dan harus dilaksanakan adalah koordinasi dengan OPD/Instansi dalam penyiapan tim siaga bencana dan sumberdaya.
"Mengidentifikasi tempat pengungsian termasuk infrastruktur pengungsian sesuai protokol kesehatan. Selain itu, memastikan alat jalur evakuasi dan rambu-rambu bencana," katanya.
Cakra Amiyana juga berharap kepada sejumlah pihak untuk membersihkan saluran air drainase yang tersumbat oleh sampah dan bila terjadi hujan dapat meluap ke pemukiman rumah penduduk.
"Meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi bila kondisi awan yang mungkin terjadi hujan deras dan angin kencang yang dapat berpotensi pohon rawan tumbang menimpa rumah dan kabel listrik," ujarnya.
Cakra Amiyana juga berharap kepada masyarakat yang berada di sekitar lereng/tebing tanah agar berhati-hati dan waspada terhadap pergerakan tanah/longsor.
Lebih lanjut, Cakra meminta kepada masyarakat yang berada dan beraktivitas di sekitar bantaran sungai, bilamana terjadi hujan agar berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Bila mana air sungai meluap dan menyebabkan banjir dan mengevakuasi secara mandiri ke tempat aman, serta hindari badan sungai karena dikhawatirkan terjadinya banjir bandang yang membawa material lumpur, sampah dan ranting-ranting pepohonan.
Untuk diperhatikan pula, sebut Cakra Amiyana, masyarakat yang rumahnya di lokasi rawan banjir untuk menyimpan barang dan dokumen penting ketempat yang aman.
"Jika masyarakat yang berada diluar rumah hindari pohon besar, baliho/papan reklame, tiang listrik dan saluran air/gorong-gorong," pintanya.
Selain itu, Sekda meminta kepada warga untuk menghindari dan kurangi aktivitas di wilayah lereng galian untuk menghindari terjadinya longsoran yang dapat merusak sarana dan prasarana dan meminimalisir korban jiwa.
"Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pusdalops BPBD Kabupaten Bandung melalui nomor whatsapp 0851 6290 1129. Intagram: @ofcbpbdkabbdg Twitter: @ofcbpbdkabbdg Facebook: BPBD Kabupaten Bandung. Selain itu, mengetatkan Protokol Kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19," tutup Sekda Cakra Amiyana. ***
Editor : Aripudin
Bagikan melalui