Bandung Raya
Kang DS: 28.370 Keluarga di 47 Desa dan 13 Kecamatan Kabupaten Bandung Terima Bantuan CPPD
- Jumat, 20 Februari 2026 | 12:30 WIB
| Minggu, 12 September 2021 | 18:23 WIB
Mediakasasi.com, Kab Bandung--Kadisparbud Kab Bandung H.Yosep Nugraha mengatakan peluang dan berbagai tantangan di era Globalisasi khususnya di sektor pariwisata, membuat para pelaku usaha pariwisata dan Desa Wisata berbenah melakukan adaptasi, kolaborasi, inovasi dan terobosan untuk membangun, mengembangkan kepariwisataan di desa-desa di Kab Bandung, demi menjaga eksistensi dan memenangkan persaingan global.
Lebih lanjut saat diwawancarai wartawan disela-sela acara kunjungan kerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno ke Desa Alamendah Kec Rancabali Kab Bandung, Jum'at (10/9/2021) yang lalu, H. Yosep Nugraha menjelaskan dampak dari pandemi covid-19, dengan diterapkan PPKM, membuat kawasan pariwisata ditutup sementara, cukup signifikan memukul sektor industri pariwisata yang ada di Kab Bandung.
" Sektor Pariwisata pegang peranan penting karena mempunyai multi player effek terhadap sektor-sektor ekonomi turunan lainnya," tambahnya.
" Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, dimana Indonesia memasuki era baru, " Pandemi Menuju Endemi", dengan kebijakan relaksasi semua sektor, melalui sistem QR Code Peduli Lindungi. Untuk itu kepada pengusaha, pelaku usaha dan pelaku pariwisata diminta segera mempersiapkan, memproses dan mendownload aplikasi Peduli Lindungi, bilamana kebijakan relaksasi di semua sektor diberlakukan, para pelaku pariwisata sudah siap beraktifitas normal kembali," timpal Yosep.
Yosef juga menghimbau kepada masyarakat, para pelaku pariwisata dan stake holder lainnya, untuk konsisten disiplin protokol kesehatan 5 M, karena ini satu-satunya kunci dalam menjalani kehidupan normal kembali pasca pandemi covid-19. (Arif)
Bagikan melalui