Bandung Raya
Kang DS: 28.370 Keluarga di 47 Desa dan 13 Kecamatan Kabupaten Bandung Terima Bantuan CPPD
- Jumat, 20 Februari 2026 | 12:30 WIB
| Rabu, 31 Maret 2021 | 10:51 WIB

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung H.Akhmad DJohara saat diwawancarai (Foto : Arif)
Mediakasasi.com, Kab. Bandung-- Dua hari pasca peristiwa angin puting beliung di Desa Mekarsaluyu dan Desa Cimenyan, BPBD Kabupaten Bandung menggelar Rapat Koordinasi Kebencanaan Tingkat Kabupaten, Soreang, Selasa 30/3/2021.
Rakor Kebencanaan ini membahas masalah pasca bencana angin puting beliung di Kecamatan Cimenyan, banjir, longsor dan kebakaran rumah, sebagai tindak lanjut dari hasil investigasi Tim Assesment BPBD terkait bencana angin puting beliung di Kecamatan Cimenyan dengan kerusakan 328 rumah, 2 sekolah, 1 mesjid, 1 kantor desa dan lahan pertanian.
Hasil resume rapat dijelaskan oleh Kepala BPBD H. Akhmad DJohara saat diwawancarai Tim mediakasasi.com adalah sebagai berikut :
1. Untuk rumah terdampak angin puting beliung yang sudah termasuk layak huni dan rumah roboh,maka akan diperbaiki oleh pemkab melalui program pembangunan rumah tidak layak huni pada Disperkimtan.
2. Sedangkan rumah yang rusak rata-rata bagian atap akan di klasifikasi tingkat kerusakan dan kerugiannya dengan klasifikasi rusak berat, sedang dan ringan . Insya Allah akan dibantu melalui program perbaikan rumah akibat bencana pos belanja anggaran tidak terencana pada BPBD Kabupaten Bandung.
3. Langkah kerja tim asesment dibantu oleh perangkat Kecamatan Cimenyan dan Desa Mekarsaluyu kemudian Desa Cimenyan harus bekerja cepat ,secermat dan seteliti mungkin agar keputusan yang diambil tidak timbul pro kontra dan saling curiga.
4. Percepatan perbaikan rumah ini melihat kondisi saat ini menjelang bulan puasa, diharapkan bisa selesai sebelum bulan puasa atau lebaran.
Hadir dalam acara rakor kebencanaan ini dari BMKG, Camat Cimenyan, Camat Cimaung, Camat Pasir Jambu, unsur kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, unsur dari Dinsos, PUTR, Diskar, Dinkes, Disperkimtan, dan unsur PDAM. (Arif)
Bagikan melalui