foto

I Made Agus Rediyudana,S.H Ketua DPC PERADI Bale Bandung Periode 2024-2029

Mediakasasi.com, kabupaten Bandung - Setelah resmi terpilih menjadi ketua Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC PERADI) periode 2024-2029 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PERADI yang diselenggarakan pada hari Jum'at,26/01/2024 bertempat di Hotel Grand Sunshine Soreang Kabupaten Bandung,Made Agus Rediyudana akan merealisasikan salah satu visi-misinya yaitu meluncurkan program digitalisasi berupa "Aplikasi Hukum Menjangkau Desa (Akang Desa)".

Usai pelaksanaan penghitungan suara hasil pemilihan ketua DPC PERADI,Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui siaran streaming mengucapkan selamat kepada Made Rediyudana sebagai ketua DPC PERADI yang baru terpilih,juga menginginkan ada satu advokat untuk satu desa se-kabupaten Bandung.

Mengenai adanya Keinginan Bupati Bandung tersebut,Made Rediyudana siap melaksanakan tantangan Bupati dengan mengandalkan Akang Desa.

"Akang Desa ini sebenarnya bukan program baru ,sebelumnya pun sudah ada dengan kepemimpinan ketua yang lama,maka dari itu akan kita jalankan kembali dan tentunya akan bekerjasama dengan pemerintah kabupaten Bandung demi kelancaran program Aplikasi Hukum Menjakau Desa (Akang Desa) tersebut,"jelas Made.

Dan salah satu langkah Akang Desa ini adalah dengan memperkenalkan diri serta mengedukasi masyarakat desa tentang hukum juga memberitahukan masyarakat bagaimana cara mencari peradilan secara hukum.

Selain itu juga,dalam menjalankan visi dan misi nya,demi memprioritaskan kinerja PERADI,Made akan mendirikan kantor sekretariat DPC PERADI yang tempatnya di sekitaran wilayah Soreang,karena menurutnya Soreang adalah Pusat Pemerintahan Kabupaten Bandung,terangnya.

Disamping itu Made juga mengapresiasi kepada jajaran panitia pelaksana Muscab baik organizing committee (OC) maupun sterring committee (SC) yang telah bekerja keras demi kelancaran dan suksesnya kegiatan Muscab.

Juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman pengurus DPC PERADI Bale Bandung yang telah turut serta mendorong kelancaran kegiatan tersebut,dan semoga kontestasi hanyalah perhelatan di arena Muscab saja,setelah usai,kita (Advokat) semua saudara tidak boleh ada kubu-kubuan dan terhimpun dalam satu keluarga yaitu PERADI,dan PERADI Bale Bandung harus kembali guyub kompak dan bersahabat,tegasnya.

***(Heri).