foto

Mediakasasi.com, Kab Bandung--

Tak ada hujan tak ada angin, Tembok Penahan Tanah (TPT) yang berada di Kampung Patala RT 03 RW 08 Desa Sindangpanon Banjaran, tiba- tiba ambruk tadi malam Rabu (29/06/2022), sekitar pukul 19.00 WIB.

Padahal, diketahui TPT itu belum lama dibangun. Dilokasi, nampak runtuhan material menutupi akses gang rumah warga. Entah siapa pelaksana dan judul kegiatan lantaran dilokasi ambruknya TPT,  tak ada papan informasi proyek.

Menurut Tasmana, Kepala Desa Sindangpanon, saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, Kamis (30/6/2022).TPT ini merupakan pekerjaan pihak PUTR Kabupaten Bandung.

Ia pun mengaku kurang tau siapa pelaksana pekerjaan. Tadi malam dirinya mendapatkan info dari warga setempat terkait hal ini. Sebagai penerima manfaat, Kades yang akrab disama Mantri Ninu ini mengatakan akan berkoordinasi dengan UPT PUPR wilayah Banjaran.

Menyikapi hal ini, Uden, warga Kampug Patala mangatakan, ambruknya TPT tersebut diduga karena pengerjaannya yang kurang memperhatikan spesifikasi yang tertuang dalam RAB.

Lebih lanjut warga sekaligus pemimpin redaksi media cyber88 Uden Caraka mengatakan bahwa dalam pekerjaan, untuk mencapai kualitas, ada satu ketentuan yang telah diatur dan dibakukan bahwa koefisien yang terdapat pada Analisa Pekerjaan merupakan faktor utama kebutuhan dilapangan.

Oleh sebab itu, lanjut dia, untuk mengetahui kebutuhan material di lapangan dapat dilakukan dengan mengalikan nilai volume pekerjaan dengan Koefisien item yang sesuai dengan uraian pekerjaan. Dan tidak boleh ada material yang dikurangi.

Terkait tidak adanya Papan Informasi Proyek, Uden Caraka yang juga mantan Ketua BPD Sindang Panon menatakan, itu merupakan persoalan Klasik di Kabupaten Bandung.

Padahal sambung dia Papan Proyek sangatlah penting supaya masyarakat dan semua pihak dapat saling mengawasi demi tercapainya tujuan dari pembangunan.

Uden Caraka berharap, pihak Dinas PUTR Kabupaten Bandung segera menegur pihak pelaksana. Pihak pejabat penerima hasil pekerjaan pun sepertinya harus melakukan evaluasi terhadap hasil pekerjaan," Ujarnya. ***

Sumber : C88