foto

Mediakasasi.com, Kab.Bandung-- Desakan dari berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bandung kepada Bupati Bandung untuk melaksanakan Pilkades Serentak Kabupaten Bandung 2021 sesuai  jadwal yang telah ditetapkan Rabu (28/07/2021),  datang dari Apdesi Kab. Bandung, Abpednas Kabupaten Bandung, dan Calon Kepala Desa.

Seperti diketahui, Program 99 Hari Kerja Bupati Bandung Pilkades Serentak Kabupaten Bandung 2021,  mengalami pengunduran jadwal awal 14/07/2021 menjadi 28/07/2021 karena efek dari kebijakan pemerintah pusat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali pada 3/7/2021 sampai 20/7/2021 yang tertuang dalam surat dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri dengan nomor surat : 141/3170/BPD tentang Penundaan Pemilihan Kepala Desa Serentak dan Pemilihan Antar Waktu Se-Jawa dan Bali tertanggal 05 Juli 2021.

Wakil Ketua Asosiasi Kepala Desa (APDESI) Kabupaten Bandung H. Dadang Suryana mengatakan Bahwa Presiden Jokowi telah mengumumkan perpanjangan PPKM Darurat Jawa- Bali sampai 25/7/2021, Kaitannya dengan Pilkades Serentak berharap pada 25/7/2021, mutlak Kabupaten Bandung keluar dari level/kategori 3. Level 3 inilah menyebabkan Kabupaten Bandung masuk Program PPKM Darurat Jawa Bali.

" Untuk itu kami menghimbau kepada para Kepala Desa dan masyarakat untuk bersama-sama berikhtiar agar keluar dari zona level 3 dengan secara kompak, penuh kesadaran, keseriusan, dalam melaksanakan Protokol Kesehatan 5 M secara ketat, sehingga pas 25/7/2021 PPKM Darurat Jawa -Bali Kabupaten Bandung tidak diperpanjang, sehingga Pilkades Serentak dapat terlaksana sesuai jadwal 28/7/2021" Tutur H. Dadang, Selasa (20/7/2021).

Apdesi Kabupaten Bandung juga menyampaikan apresiasi dan mendorong Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna untuk terus menerus dan penuh semangat mengedukasi dan sosialisasi ke masyarakat terkait Prokes 5 M, Vaksinasi, sehingga laju pertumbuhan covid-19 mengalami penurunan signifikan.

Seruan untuk Pilkades Serentak sesuai jadwal,selanjutnya datang dari asosiasi BPD (ABPEDNAS) Kabupaten Bandung lewat Ketuanya Firmansyah Lesmana menuturkan bahwa kita semua berharap, pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Bandungtidak diundur lagi, hanya mungkin teknis pelaksanaan pilkades tersebut yang harus dimodifikasi dengan tetap mentaati Protokol Kesehatan 5 M sangat ketat.

“Kami sangat memahami kondisi yang serba sulit dimasa pandemi ini. Pemerintah harus mengambil langkah yang tentu sangat sulit pula. Tentunya juga, kami selaku bagian yang tak terpisahkan dengan rekan-rekan BPD dan Panitia Pilkades di 49 Desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak tersebut tau persis kondisi dinamikanya cukup panas dan melelahkan apabila diundur lagi" Imbuh Firmansyah.

Ungkapan senada dari Calon Kepala Desa Arjasari Rosiman, saat dihubungi via ponsel, Selasa (20/7/2021), mewakili seluruh Calon Kepala Desa Pilkades Serentak 49 Desa Kabupaten Bandung meminta  Bupati Bandung H.M.Dadang Supriatna, jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung dan Forkopimda untuk melaksanakan komitmennya sesuai jadwal, yaitu Pelaksanaan Pilkades, Rabu (28/7/2021).

" Bila mana diundur lagi, cukup memberatkan bagi kami kandidat calon Kepala Desa dengan cost politik terus bertambah dan P2KD sangat beresiko terhadap anggaran sudah cair, ada beberapa hal yang sudah dicetak" Pungkas Rosiman. (Arif)