Gara gara Japrem, Tiga Anggota Ormas di Bandung Ditangkap

M Rizki | Rabu, 20 Mei 2020 | 14:13 WIB

foto

Mediakasasi.com, BANDUNG-- Anggota Reserse Polsek Ujungberung Polrestabes Bandung mengamankan tiga anggota salah satu ormas di Kota Bandung pada Selasa malam (19/5/2020).

“Mereka terlibat perusakan lapak pedagang pakaian pada Senin (18/5/2020) malam. Sudah diamankan tiga orang,” kata Kapolsek Ujungberung, Kompol Haryadi via ponselnya.

Motif perusakan lapak pedagang pakaian diwarnai permintaan jatah preman dari anggota salah satu ormas itu.

“Awalnya sih mereka pakai surat permohonan minta sumbangan tapi tidak diberi kemudian mereka ngamuk dan menyerang pedagang,” katanya.

Barang dagangan diacak-acak dan peralatannya dirusak. Sejumlah orang juga mengalami luka karena terkena pukulan dari para pelaku.

“Ada yang kena luka pukul, tidak ada yang kena luka bacok. Tiga orang yang diamankan itu masih usia muda. Saat ini situasi kembali kondusif,” ujar Haryadi.

Saksi mata, Rizki (35), mengatakan, sebelum kejadian, pemilik lapak bernama Indra Sofyan warga setempat sedang berjualan pakaian‎. Tiba-tiba didatangi sekelompok orang.

“Saya ada di lokasi kejadian saat itu. Nah mereka tiba-tiba datang, setahu dan sepenglihatan saya, mereka minta jatah, sama yang punya tapi tidak dikasih. Akhirnya mereka pergi,” kata Rizki via ponselnya.

Namun, ternyata masalah belum berakhir. Tak berselang lama, orang-orang yang sama datang kembali ke lapak dagangan pakaian itu.

“Yang punya tempat langsung lari ke belakang. Mereka berusaha mengejar dan merusak barang dagangan, bahkan ada etalase warung makan juga dirusak,” kata Rizki.

Saat perusakan itu, sempat ada warga yang terluka karena terkena benda saat dilakukan perusakan. Kawanan pelaku, diduga anggota ormas itu langsung melarikan diri. Polisi yang mendapat laporan langsung menangani kasus itu.

“Setelah perusakan langsung pergi. Polisi sudah turun tangan karena warga melaporkan kejadian itu,” katanya.

Menurut dia, setiap jelang Lebaran memang selalu ada penjual pakaian. Setiap lebaran itupula, sering ada yang meminta jatah.

“Mungkin tahun ini dagangannya sepi karena PSBB, diminta jatah enggak ada, akhirnya marah-marah,” katanya‎. (Heri)