foto

Mediakasasi.com, Wonosobo--

Kali ke tiganya Suratno Alias Umay (33) salah satu warga yang berdomisili di kampung Ketinggring kelurahan Kalianget Kecamatan Wonosobo dibekuk Satreskrim Polres Wonosobo, setelah diketahui melakukan Curanmor di desa Gondang Kecamatan Watumalang.

Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan mengungkapkan, Suratno alias Umay melakukan pencurian dengan menggunakan kunci T.

“Pencurian tersebut di lakukan saat pemilik SPM yaitu Agus Slamet sedang menonton pentas seni Dolalak di desa Gondang kecamatan Watumalang pada Sabtu 18 Juni 2022 sekir pukul 21.00 Wib,” terangnya.

Saat selesai menonton kesenian, kata Kapolres, Agus Slamet kembali ke tempat di mana motor tersebut di parkir yang posisinya di samping teras rumah milik warga, dan ia mengetahui bahwa kendaraanya sudah tidak ada, pada Minggu dini hari sekira pukul 00.27 Wib.

“Adanya kejadian tersebut, kami menghimbauan kepada masyarakat untuk berhati- hati dan selalu waspada saat memarkirkan kendaraan di mana tempat berada,” tandas Kapolres, pada Kamis (27/07/2022).

Lebih lanjut disampaikan Kasatreskrim Polres Wonosobo AKP Achmad Sugeng, S.H., M.H. bahwa Suratno alias Umay adalah residifis. Pelaku Curanmor ini baru 3 bulan keluar dari penjara. Ia mengungkapkan telah menerima laporan adanya Curanmor dari korban, untuk menindak lanjut laporan tersebut Unit Resmob Polres Wonosobo langsung bertindak cepat melakukan lidik di TKP.

“Beberapa hari setelah kejadian kami berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya. Saat di interograsi awalnya pelaku tidak mengaku, setelah diketahui adanya barang bukti sebuah SPM Vixion pelaku akhirnya mengakui perbuatanya,” bebernya.

Kasatreskrim menambahkan, dari perkembangan yang dilakukan Resmob Polres Wonosobo terhitung ada 6 TKP Curanmor yang dilakukan tersangka. Diantaranya di Kerkop Wonosobo dengan BB sepeda Motor Honda 125, di Kemiri Mojo Tengah Honda Karisma, di Gondang Watumalang Yamaha Vixion, di Kejiwan BB Honda Beat, di Sayangan BB dikembalikan kepada korban hingga viral, dan terakhir di Temanggung BB Honda Brio. Sementara BB kunci T yang digunakan pelaku di buang dan belum ditemukan.

“Saat ini kami bersama tim penyidik dari Polres dan Polsek akan melakukan penyidikan lebih lanjut di TKP yang menyebar tersebut. Atas perbuatanya tersangka terancam Pasal 363 KUHP dengan hukuman pidana penjara maksimal 7 tahun,” terang Kasatreskrim.

Sementara itu pelaku Curanmor mengaku telah melakukan pencurian sebanyak 6 kali sejak 2016. “Melakukan sudah 6 kali dengan BB 6 buah sepeda motor sejak 2016 dan sudah dua kali masuk penjara dengan kasus yang sama. Ini yang ke tiga kalinya pak,” ucapnya.

Saat ditanya awak media belajar dari mana cara mencuri sepeda motor menggunakan kunci T, ia mengatakan mendapat ilmu dari teman saat di Rutan Wonosobo.

“Saya belajar dari teman di penjara. Sepeda motor yang saya curi sebagian dijual di Wonosobo dengan harga Rp. 2.000.000, hasilnya untuk makan dan sebagian dititipkan temanya,” papar Suratno.

Sumber : BE