Mantan Sekda Jawa Barat, Mengenakan Rompi Tahanan KPK

Baginda Gindo | Senin, 13 Januari 2020 | 13:46 WIB

foto

Mantan Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa jalani persidangan perdana kasus suap Meikarta di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin 13 Januari 2020.

Mediakasasi.com, Bandung - Kasus dugaan suap Mantan Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa memasuki babak baru.

Iwa menjalani persidangan perdana kasus suap yang menjeratnya di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin 13 Januari 2020.

Sidang perdana tersebut memiliki agenda pembacaan dakwaan dari Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari pembacaan dakwaan, Iwa diketahui telah menerima uang sebesar Rp 900 juta dari PT Lippo Cikarang melalui PT Mahkota Sentisa Utama.

Dari PT Mahkota Sentosa uang tersebut diberika ke Iwa melalui Satriadi, Neneng Rahmi Nurlaili, Henri Lincoln, dan Waras Wasisto.

Pemberian tersebut diberikan agar terdakwa memercepat keluarnya persetujuan substansi dari Gubernur Jawa Barat atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang, juga pengurusan RDTR Wilayah Pengembangan I dan IV, serta II dan III proyek pembangunan Meikarta,” kata Penuntut Umum KPK, Yadyn.

Akibat perbuatannya, Iwa dijerat dengan Pasal 12 huruf a dan Pasal 11 Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31/1999 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Iwa sendiri tidak mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan penuntut umum. Sehingga persidangan bakal dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi.

PU KPK berencana memanggil 30 saksi yang berkaitan dengan perkara ini. Usai persidangan, Iwa yang mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye tak banyak bicara saat dikonfirmasi oleh awak media terkait perkara yang menjeratnya.

Iwa sendiri bakal kembali menjalani persidangan pada Senin 20 Januari 2020. (red-01)