DISPERKIMTAN

Program PISEW di Kabupaten Bandung Sasar 6 Kecamatan

| Rabu, 1 September 2021 | 17:32 WIB

foto

Program PISEW di Kampung Candi, Desa Pangauban Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung/Istimewa

Mediakasasi.com, KAB BANDUNG-- Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung, terus mempercepat penyaluran Program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) melalui Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di tengah ketidakpastian perekonomian pada masa pandemi COVID-19.

Menurut Kepala Disperkimtan Kabupaten Bandung, Ir. Erwin Rinaldi.,MT program PISEW yang tersebar di 6 Kecamatan dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat/warga setempat sebagai pelaku, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi.

Tujuannya adalah untuk mendistribusikan dana pembangunan hingga ke desa-desa.

“Selain untuk meningkatkan daya beli masyarakat, program ini bertujuan mendistribusikan dana pembangunan hingga ke desa/ pelosok. Pola pelaksanaan PKT juga harus memperhatikan protokol physical distancing, social distancing untuk pencegahan penyebaran COVID-19,” ujar Erwin kepada mediakasasi.com

Program PISEW utamanya digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang mendukung produktivitas masyarakat perdesaan, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Misalnya peningkatan irigasi kecil, perbaikan jalan lingkungan, rumah subsidi, penanganan kawasan kumuh, peningkatan kualitas air minum dan sanitasi.

Pembangunan infrastruktur kerakyatan dengan skema PKT ini untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah, pengentasan kemiskinan, memperbaiki tata kelola pemerintah daerah (kabupaten, kecamatan dan desa) serta memperkuat kelembagaan masyarakat di tingkat desa.

Pada umumnya kata Erwin, infrastruktur yang dibangun melalui dana PISEW adalah jalan produksi sebagai infrastruktur penunjang produksi pertanian dan industri, serta sebagai prasarana pendukung pemasaran komoditas dengan memudahkan petani untuk mengangkut hasil pertanian, perkebunan dan perikanan.

Pelaksanaan pembangunannya dikerjakan oleh masyarakat desa setempat tidak menggunakan kontraktor.

"Selain jalan produksi, realisasi program PISEW juga dalam pembangunan infrastruktur dasar skala wilayah kecamatan atau perdesaan seperti pembangunan jembatan kecil, peningkatan kualitas air minum dan sanitasi," kata Erwin.

Selain itu juga untuk membangun infrastruktur pendukung produksi maupun hasil pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM, sehingga memberi manfaat dalam meningkatkan kapasitas produksi komoditas unggulan serta potensi lokal wilayah setempat. (red-01)