Desa Sugihmukti Siapkan Program Desa Wisata

| Sabtu, 21 November 2020 | 14:17 WIB

foto

H. Ruswan Bukhori, kepala desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung (Foto: mediakasasi)

Mediakasasi.com, Kab Bandung-- MENJELANG tahun 2021, kepala desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu besiap membuat konsep perencanaan desa wisata di daerahnya.

Pasalnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI telah menyiapkan sejumlah anggaran untuk menyokong 'program utuh mendorong percepatan desa wisata di seluruh Indonesia'.

"Sudah ada programnya," tandas kepala Desa H. Ruswan Bukhori kepada mediakasasi.com di Pasirjambu baru-baru ini.

Dikatakan, H. Ruswan, sesuai program pusat bersama Komisi X DPR RI sudah berkomitmen bahwa untuk tahun 2021 ada afirmasi khusus untuk program desa wisata.

Tujuan dari program tersebut, sejatinya sebagai bentuk terobosan untuk pengembangan ekonomi baru bagi desa-desa di seluruh Indonesia.

"Anak-anak muda yang semula pengangguran, paling tidak bisa menjadi pemandu pariwisata. Ibu-ibu yang biasanya dagang di pasar-pasar tradisional bisa jualan kuliner di desa-desa wisata," kata H. Ruswan.

Dengan begitu, agar mendapat dukungan penuh dari Kemenparekraf, sejak saat ini desa Sugihmukti sudah berinisiatif membuat konsep terbaik desa wisatanya.

Mengenai potensi wisatanya, kata H. Ruswan, lebih baik mengeksplorasi atau memanfaatkan potensi yang sudah ada di desanya. Ia mencontohkan, jika terdapat makam para wali, desa bersangkutan bisa membangun wisata religi, termasuk juga potensi alam atau pertanian, bisa dikonsep menjadi wisata agro.

Menurutnya, tinggal semangat dari masyarakat Sugihmukti untuk merespon dengan baik program ini, maka program tersebut akan menjadi desa wisata dan mewariskan kesejahteraan bagi generasi mendatang.

"Ini program sangat baik untuk anak kita, generasi kita mendatang. Inilah yang kita sebut dengan membangun ekosistem industri dan ekonomi kreatif. Dan itu harus diciptakan," katanya.

Menurut Haji Ruswan dirinya yakin, yang bisa menciptakan sebuah sistem ekonomi kreatif adalah desa, karena jika dibangun secara individual, tidak akan mungkin terjadi. Kuncinya, adalah kerja keras.

"Kalau mau capek, itu jelas pasti ada hasilnya. Itu yang disebut dengan destinasi desa wisata," pungkasnya. (Red)