Industri Media Massa Ikut Terdampak Corona

Baginda Gindo | Minggu, 12 April 2020 | 12:33 WIB

foto

Anggota DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady (foto:Humas)

Mediakasasi.com, BANDUNG-- Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggelontorkan dana sekitar Rp18 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk penanggulangan Covid-19.

Di dalamnya tentu termasuk untuk pembelian alat kesehatan, terutama alat pelindung diri, dana untuk jaring pengaman sosial/bansos, dan sosialisasinya.

Demikian disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady, dalam keterangannya, Sabtu (11/4) kemarin.

“Bappeda dan TAPD pasti sudah mendiskusikan soal sumber dana tersebut, termasuk dengan para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Selain itu, dibutuhkan pula data calon penerima bansos yang konon besarannya Rp 500.000 per kepala keluarga per bulan itu secara akurat,” ujarnya.

Daddy menuturkan langkah yang telah, sedang, dan akan dilakukan, termasuk berbagai hal terkait penanggulangan Covid-19 itu tidak bisa dilepaskan dari peran para kuli tinta alias wartawan.

Informasi semua itu sampai ke masyarakat, antara lain, berkat peran mereka mewartakannya.

“Tidak berlebihan rasanya jika Pemprov Jabar juga memberikan perhatian khusus kepada wartawan. Mereka yang mewartakan banyak hal terkait penanggulangan Covid-19 di Jawa Barat. Selayaknya jika pada pos anggaran sosialisasi dimasukkan pula alokasi untuk awak media,” ujar Daddy.

Apabila dikaitkan dengan kewajiban jaga jarak dan anjuran kerja, ibadah, sekolah di rumah, Daddy berpendapat, saat ini banyak wartawan yang juga bekerja dari rumah alias work from home (WFH).

“Pandemi Covid-19 membuat perusahaan yang bergerak dalam dunia pers juga kesulitan. Mereka harus berusaha mendapatkan iklan di tengah kondisi luar biasa seperti ini. Di sisi lain, dengan berbagai pertimbangan, jumlah pemasang iklan pun kian turun. Tentu saja hal itu akan berimbas pada salary wartawan, Jangan lupakan wartawan,” tegasnya.

Akibatnya, sudah bisa diduga. Profesi wartawan pun terpengaruh oleh merebaknya Covid-19 ini. Dengan kata lain, ada pula wartawan yang bisa dikategorikan sebagai orang terkena dampak (OTD).

Artinya, ada wartawan yang butuh bantuan untuk menunjang kelangsungan ekonomi keluarganya. “Jadi, saya meminta agar jangan lupakan wartawan,” pungkas Daddy. (red 01)